Gejala dan Penyebab Atopic Dermatitis

atopic dermatitis adalah

Atopic dermatitis adalah salah satu jenis dermatitis yang mana di sini terjadi oleh karena adanya peradangan yang terjadi pada kulit. Kondisi tersebut dapat disertai karena kulit yang kering, merah serta pecah-pecah.

Peradangan tersebut umumnya berlangsung cukup lama, bahkan hingga bertahun-tahun lamanya. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Atopic dermatitis, maka Anda perlu membaca ulasan di bawah ini hingga tuntas.

Apa Saja Gejala dan Penyebab Atopic Dermatitis?

 

Setiap pengidap atopic dermatitis tersebut akan merasakan gejala yang berbeda-beda. Pada balita gejala dermatitis atopik tersebut bisa berupa kulit yang merah, bersisik dan berkerak di area pipi, kulit, kepala dan juga kaki.

Sedangkan pada orang dewasa dan anak-anak, gejala Atopic Dermatitis sering muncul yaitu ruam, merah serta terasa sangat gatal di area lutut, belakang leher dan juga siku. Selain gejala-gejala tersebut pengidap juga bisa merasakan gejala lain seperti contohnya:

  • Kulit yang kering dan bersisik.
  • Ruam yang mengeluarkan cairan dan menonjol.
  • Kulit di sekitar mata tampak lebih gelap.
  • Kulit di bagian area bawah mata serta telapak tangan tampak kusut dan mengerut.
  • Kulit terkelupas, pecah-pecah dan mengeluarkan darah.

Rasa gatal yang muncul di sini memang tampak lebih buruk, terlebih ketika malam hari dan saat digaruk. Kulit nantinya akan jadi lebih tebal serta tampak berlubang dan menggelap. Ketika terus-menerus menggaruk area kulit yang bermasalah, nantinya hal tersebut akan memicu terjadinya infeksi.

Atopic dermatitis ini bisa terjadi oleh karena interaksi multifaktorial. Yaitu faktor keturunan, gangguan fungsi pelindung kulit, lingkungan, faktor imunologi dan infeksi. Terdapat beberapa hal di sini yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya atopic dermatitis kambuh.

Salah satu caranya yaitu dengan Anda menghindari faktor pencetus. Faktor pencetus alergi yaitu debu, maka disini Anda perlu menghindari debu. Jika faktor pencetusnya berupa produk susu, maka Anda harus menghindari semua minuman dan makanan yang memiliki kandungan susu.

Beberapa hal dibawah ini juga dapat dilakukan dalam rangka melakukan tindak pencegahan, antara lain yaitu:

  • Menggunakan selimut ketika tidur, khususnya jika disini tidak tahan dengan udara yang dingin.
  • Bersihkan dengan berkala perlengkapan tidur, Anda harus rutin mengganti sarung bantal dan sprei setidaknya dua minggu sekali.
  • Bersihkan rumah Anda secara rutin dan teratur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.